Welcome Guest
Tuesday
2017-08-22
12:00 PM

Beranda Respati Wikantiyoso

Site menu
Login form
Section categories
Arsip dan Kliping berita Koran [23]
Halaman ini berisi tentang beberapa cuplikan artikel yang ada di Koran yang berkaitan dengan steatmen dan wawancara dengan wartawan koran. Semoga bermanfaat



Your Visitors Number:


Sugar ticket oz

Since December 1st 2009

Search
8
Calendar
«  April 2010  »
SuMoTuWeThFrSa
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930
Entries archive
Our poll
Rate my site
Total of answers: 34
Site friends
  • Create your own site
  • Statistics

    Total online: 1
    Guests: 1
    Users: 0
    Local Wisdom

    Create Your Badge


    BARU TERBIT


    BUKU BARU: LOCAL WISDOM
    Baca Kata Pengantar

    'City is not a Problem, City is Sollution'(Jaime Lerner)







    Web Badan Pengembangan dan Penaminan Mutu Unmer
    Main » 2010 » April » 1 » Malang International Education Park
    8:56 PM
    Malang International Education Park

    Wednesday, 31 March 2010 20:12

    MALANG – Pembangunan di Kota Malang benar-benar terlihat pesat. Namun pembangunan masih terpusat di beberapa wilayah tertentu saja. Dibutuhkan akses jalan yang layak untuk memecah pemusatan dan memeratakan pembangunan dengan adanya sinergi antara Pemkot Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.
    Jalur lingkar menjadi salah satu alternatif yang ditawarkan oleh pengamat dan juga akademisi di bidang tata kota Respati Wikantiyoso. Kepala Laboratorium Kota dan Pemukiman Universitas Merdeka Malang ini berpendapat, jalur lingkar sudah saatnya dimiliki Kota Malang untuk memeratakan pembangunan.
    ”Akses jalan yang layak harus disediakan untuk memecah jalur yang melalui pusat kota. Dengan infrastruktur itu pembangunan akan berjalan seiring dengan pola jalan,” kata Respati kemarin.
    Jalur Lingkar Barat (JLB) sebelumnya telah dibahas menjadi salah satu rencana jangka panjang yang hingga kini belum juga disyahkan oleh legislatif dan eksekutif Kota Malang. Rencana yang digodok sejak tahun 2005 lalu itu menyebutkan kebutuhan jalur lingkar untuk memberikan akses jalan luar kota dari Kota Malang menuju Kota Batu. Pembangunannya tentu saja melibatkan tiga institusi kota dari Pemkot Malang, Kabupaten dan juga Kota Batu karena lokasi lingkar barat akan memanjang dan melintas di tiga wilayah itu. ”Misalnya dari arah Kebonagung Kabupaten melingkar ke arah Dieng di kota dan nyambung ke daerah Batu. Jalur dalam kota seperti Dinoyo sudah sangat penuh dan akan buruk jika pembangunan dipaksakan terpusat di beberapa wilayah itu saja,” imbuhnya.
    Respati menilai usaha Pemkot untuk pemerataan pembangunan mulai terlihat dengan dibangunnya sekolah bertaraf internasional di Kedungkandang. Wilayah di bagian Timur Kota Malang itu memiliki potensi yang belum tergali dengan maksimal. Di wilayah itu juga Malang bisa memiliki jujugan tempat wisata buatan terkait pendidikan.
    ”Rencananya daerah itu akan dibuat sesuai konsep yang bernama MIEP (Malang International Education Park). Tempat wisata pendidikan nantinya akan ada di sana,” kata Respati yang mengaku ikut menggodok MIEP dalam rencana pembangunan jangka panjang 2005-2025 yang sedang dalam proses itu.(pit/lim).


    Berita asli di Malang post kliklink dibawah:

     

    http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=article&id=9438:malang-international-education-park&catid=67:edupolitan&Itemid=98

    Category: Arsip dan Kliping berita Koran | Views: 921 | Added by: rwickan | Rating: 0.0/0
    Total comments: 0
    Bagikan