Welcome Guest
Tuesday
2017-05-23
4:07 AM

Beranda Respati Wikantiyoso

Site menu
Login form
Section categories
Arsip dan Kliping berita Koran [23]
Halaman ini berisi tentang beberapa cuplikan artikel yang ada di Koran yang berkaitan dengan steatmen dan wawancara dengan wartawan koran. Semoga bermanfaat



Your Visitors Number:


Sugar ticket oz

Since December 1st 2009

Search
8
Calendar
«  November 2009  »
SuMoTuWeThFrSa
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930
Entries archive
Our poll
Rate my site
Total of answers: 34
Site friends
  • Create your own site
  • Statistics

    Total online: 1
    Guests: 1
    Users: 0
    Local Wisdom

    Create Your Badge


    BARU TERBIT


    BUKU BARU: LOCAL WISDOM
    Baca Kata Pengantar

    'City is not a Problem, City is Sollution'(Jaime Lerner)







    Web Badan Pengembangan dan Penaminan Mutu Unmer
    Main » 2009 » November » 21 » MITIGASI BENCANA DI PERKOTAAN; ADAPTASI ATAU ANTISIPASI PERENCANAAN DAN PERANCANGAN KOTA ?
    7:44 PM
    MITIGASI BENCANA DI PERKOTAAN; ADAPTASI ATAU ANTISIPASI PERENCANAAN DAN PERANCANGAN KOTA ?

    ABSTRAKSI


    Fenomena Gempa merupakan  akibat dari terjadinya perubahan yang terus menerus dari lempeng planet bumi, yang terutama dikendalikan oleh proses-proses endogenik dan eksogenik. Pemahaman perilaku gempa (jalur seismic, titik pusat gempa, serta kecenderungan prgeseran kulit bumi), menjadi sangat penting diperhatikan dalam perencanaan dan perancangan kota. Upaya mitigasi bencana di perkotaan menjadi sangat penting belajar dari "pengalaman” atas kejadian bencana di kota-kota kita (Aceh, Yogyakarta, Tasikmalaya, Padang dll). Korban jiwa terbesar kejadian bencana gempa bumi di perkotaan diakibatkan oleh terjadinya ”keruntuhan” bangunan, serta terbatasnya akses dan ruang evakuasi di perkotaan. Kondisi ini menjadi perhatian akademisi maupun praktisi, untuk memberikan sumbangan pemikiran guna memperkecil jumlah korban jiwa. Pemikiran-pemikiran tentang sistem peringatan dini, perencanaan dan perancangan kota yang aman dan nyaman (planning for safe city), penggunaan material, disain dan rekayasa bangunan tahan gempa, menjadi isue yang menarik untuk didiskusikan. Di sisi lain kekayaan akan potensi kearifan local (baik dalam bentuk pengetahuan local, teknologi local, pranata social, maupun tradisi local) sebenarnya telah banyak memberikan "pelajaran” berharga dalam pemanfaatan ruang dan/atau lingkungan. Dengan demikian pemahaman atas potensi-potensi kearifan local dalam perencanaan dan perancangan kota menjadi penting dalam upaya mitigasi bencana di perkotaan.

    Penataan ruang melalui penataan konfigurasi ruang kota dengan unsur bangunan (skycraper, high rise building), kepadatan bangunan, serta ruang terbuka, keberadaannya  menjadi penting untuk mengurangi jumlah korban akibat gempa. Upaya mitigasi dampak gempa bumi melalui perencanaan dan perancangan kota dan bangunan harus didukung oleh perangkat peraturan dan kebijakan pemerintah kota dan pusat yang berkaitan dengan perlindungan masyarakat dari bahaya gempa. Penggalian potensi kearifan local dalam upaya mitigasi, akan memberikan tambahan "muatan” produk akhir perencanaan dan perancangan kota yang responsive, antisipatif dalam mitigasi bencana di perkotaan.

     

    Kata kunci: mitigasi bencana, perencanaan dan perancangan kota, konfigurasi ruang kota


    Catatan: Makalah ini dipersiapkan untuk Seminar Nasional; Identitas Kota-kota Masa Depan di Indonesia, 21 Desember 2009 di The WERDHAPURA, Sanur Bali.

     

    Views: 870 | Added by: rwickan | Rating: 0.0/0
    Total comments: 0
    Name *:
    Email *:
    Code *:
    Bagikan